:: Love is Like Heaven and Hell ::





Thursday, February 22, 2007

Meredam Masa

Congkak merayu ingat
Lindap dalam genangan mimpi
Sesaki kapiler asaku dengan ingin
Sayap renjana tersobek
Sadarku nafikan wujudnya
Namun degub itu masih ada
Tetaskan bulir-bulir rindu

Dan di sinilah aku                 
Absurd menengok waktu
Terbelenggu imaji lalu
Dengan kunci terbuang

Adakah masa
Ketika bebas benar jadi anugerah?
Bukan sebuah kutukan
Yang kembali ketika rapuh itu menjelma

Ini masaku
Bisakah masamu menjauh dariku?


FaNNie shed tears at 04:26 pm

aRma
February 26, 2007   12:43 PM PST
 
Sejauh mata memutih
Sauh pada tepi karang
Kemanakah hendak berpijak
Hanya diri yang terusik bayang

Jarak telah terbentang
Asamu menggapai harap dalam kenang
Kerapuhan dalam jiwa membersit hampa
Adakah waktu yang bergulir kan kembali ?

Masa ini adalah milikmu
Rindu itupun adalah milikmu
Sampai kau pudar sendiri buhul yang memuncak
Riak kan pecahkan hening yang sendu
Penghujung pantai tanpa batas
devishanty
February 24, 2007   01:46 PM PST
 
boleh aku contek mo dijadiin lagu ga? huhu

 


Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry