:: Love is Like Heaven and Hell ::





Thursday, April 12, 2007

Hitungan Menuju Fajar

Malam malam aku kan menghitungmu

Satu
Ada temu berbuih hujan

Dua
Ada senyum terbasahi pelangi

Tiga
Ada masa terlewatkan mabuk

Empat
Ada aksara menggelepar manja

Lima
Ada imaji menyelinap tertidur

Enam
Ada sapa menjelma kidung

Tujuh
Ada degup tertinggalkan rindu

Delapan
Ada kecup mencibir mesra

Sembilan
Ada haus akan dekat

Sepuluh
Dan akhirnya cinta tertunduk syahdu

 
Kita pun tertawa kasmaran menunggu fajar

 
P.S. Besok kita hitung sampai 100 ya…..


FaNNie shed tears at 01:07 pm

ichanx
July 8, 2007   04:00 PM PDT
 
kapan itung sampe seratusnya???
Lorraine
July 1, 2007   11:08 PM PDT
 
uuuw,, romantis bgt,,
mupeeeeng!!
yoan
June 5, 2007   04:09 PM PDT
 
wah...wah...kreatip kreatip banget...

kira2 hitungan keberapa yach sekarang Fan???
poison ivy
May 16, 2007   04:17 PM PDT
 
Apa yang kau hitung?

Sesuatu yang akan membuatmu matikah?

Ah, cinta....
Ririn
May 9, 2007   03:02 PM PDT
 
sebelas
duabelas
tigabelas
dua puluh

capek ngitungnya...kata edgar :)
Handi
April 25, 2007   08:06 PM PDT
 
have you finished your counting?
have you reached 42?
have you know that they said its the number of the answer to life, the universe and everything?
have you ever wonder it why?
....
za
April 18, 2007   08:00 PM PDT
 
wah .... udah 100 belum ya hitungannya??
dork
April 16, 2007   03:05 AM PDT
 
one bottle of beer on the wall... one bottle of beer... dst..
Fannie
April 13, 2007   04:40 PM PDT
 
Hitung nol, satu, sepuluh
dan kau
Hitung sepuluh, satu, nol

Mungkin kita akan bertemu di tengah
Lalu mulai berhitung lagi
Asalkan angka angka itu masih singgah
Di hati dan benak kita

Lalu puisi pun bernyanyi
Akan kau dan aku
Belajar menghitung
Aulia
April 12, 2007   08:33 PM PDT
 
wahh dua penyair kumpull.. dunia jadi warna-warni...
Fannie
April 12, 2007   01:49 PM PDT
 
Bukankah kita kembali menghitung
Bukan dari satu, melainkan nol

 


Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry