:: Love is Like Heaven and Hell ::





Friday, August 31, 2007

Labirin: Minotaur

KupuKupu Merah
Dan
Peri Kecil

 

Peri kecil pencinta kerumitanku, bukankah dulu kau damba labirin ini?
Telah kuberikan kunci pembuka gerbang lama tertutup. Kidungku telah mengodamu kemari. Dan kau tinggalkan kesederhanaan di luar sana. Terbang bebas menuju buaian rumit. Kala malam tak berbintang, kau pintal hening bersama renjana untuk selimut tidurku. Lalu mengapa kini hanya kau dekap kupukupu merah itu?

 

Siapakah kupukupu merahmu itu, wahai peri kecil pencari jalan pulang?
Jalan ini berujung kepadaku. Segala rumit dan sesat ini jadikan kau dan aku sebagai pusatnya. Mengapa masih kau ingkarinya? KupuKupu merahmu hanyalah semu. Terwujud oleh rindu demikian akut, ketika bisik cintaku tertenung diam. Dia hanyalah debar silam yang masih bersemayam di jiwamu. Hingga munculkan senyawa khayal. KupuKupu merah adalah sunyi yang kau cumbu. Sementara aku begitu candu akan riuhmu. Tak ingatkah kau pada euforia emosi ketika tawa itu kita bagi?

 

Tak sadarkah kalian, bahwa  tenung ini tidak mengkat seluruh adaku?
Lelap tak merenggut sadarku. Jiwaku masihlah berkedip lemah. Dapat kurasa percumbuan kalian pada malam beraroma melati. Puncak asa demikian mabuk. Pesta pora bahagia terkungkung oleh sepi. Serpihan rindu kalian sungguh menggodaku untuk terbangun. Dan mungkin bisa kukacaukan perhelatan asa kalian. Tenung ini adalah untukmu jua. Keterasingan ini akan luruh oleh cintamu. Mengapa tak kau bebaskan aku? Dan aku akan menjadi peneman dalam nyatamu. Tak seperti kesemuan kupukupu merahmu.

 

Mimpi ini adalah mimpiku juga, duhai pencari jalan pulang.
Pulang hanya pada titik di tengah labirin. Tempat kita bermain bersama bias rembulan. Inti dari labirin bersemayam begitu jauh dalam jiwamu. Terurai bersama waktu yang kau haturkan untukku. Lalu mengapa hendak kau culik waktu itu lagi? Biarkan aku simpan waktu ini. Seperti kusimpan bayang dirimu yang menemani kesendirianku.


Peri kecilku, kekasih jiwaku yang sesat
Kembali
lah padaku.
Tempatmu berpulang.
Labirin ini adalah persembahanku.


-Minotaur yang menunggumu di inti labirin-


FaNNie shed tears at 04:30 pm


 


Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry