:: Love is Like Heaven and Hell ::





Monday, May 12, 2008

Pencinta Senja

Aku mencintai Senja.
Rindu membuncah ketika kanvas langit bermandi semburat jingga dan merah. Awan berarak bagai gula kapas warna warni.  Renjana mengharu biru kala matahari perlahan tertidur.

 

"Mengapa kau mencintai Senja?" tanyamu.

 "Karena Senja adalah ketersekejapan." jawabku.

 "Sekejap adalah siksaan. Tak ada yang mencintai sesuatu yang sekejap saja. "

 "Ya. Tapi sekejap adalah apa yang kumiliki. Hari hanya memiliki sekejap Senja. Tak lebih." 

 "Mengapa kau mencintaiku?"

 "Karena hidup adalah sekejap. Dan hidupku ini hanya bisa memiliki dirimu sekejap. Tak pernah lebih.  "

"Jadi aku hanya sekejap?"

"Ya." 

Aku mencintai Senja.
Namun aku selalu kembali pulang kepada Malam.
Dan kau, hanyalah Senja.


FaNNie shed tears at 04:38 pm

ree
August 19, 2008   07:19 AM PDT
 
hmm...tadinya lagi blogwalkin...trus baca2 dikit...keren...
senja itu warwick avenue nya duffy di nyanyiin ama d masiv..hahahaha...
salam kenal!!...nice blog
CIAO ITALIA!
July 1, 2008   04:27 PM PDT
 
allo

salam kenal

unmacchiato.blogspot.com

 


Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry